BANDUNGTINTAHIJAU.COM – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan menerapkan kebijakan baru yang mewajibkan seluruh SMA dan SMK mengelola sampah sebagai salah satu syarat memperoleh subsidi pendidikan dari pemerintah provinsi.

Kebijakan tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai memimpin Apel Siaga Jabar Berseka di Lapangan Parkir Barat Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (24/7/2026).

Menurut Dedi, seluruh pelajar SMA dan SMK di Jawa Barat nantinya akan diwajibkan memungut dan memilah sampah. Kegiatan tersebut akan diintegrasikan ke dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebagai bagian dari pembelajaran praktikum.

“Nanti akan saya berlakukan untuk seluruh pelajar SMA dan SMK di Jabar, karena jenjang ini menjadi kewenangan provinsi. Memungut dan memilah sampah akan menjadi bagian dari pembelajaran praktikum IPA,” ujar Dedi.

Pria yang akrab disapa KDM itu mengatakan, kebijakan tersebut terinspirasi dari sistem pengelolaan sampah di Universitas Islam Bandung (Unisba). Menurutnya, kampus tersebut telah berhasil mengintegrasikan pengelolaan sampah ke dalam sistem akademik dengan bobot setara 10 Satuan Kredit Semester (SKS).

“Terima kasih kepada Unisba yang sudah menginisiasi program pengelolaan sampah yang sangat baik ini hingga masuk ke dalam 10 SKS,” katanya.

Selain diterapkan kepada siswa, pengelolaan sampah juga akan menjadi salah satu indikator penilaian bagi sekolah dalam memperoleh subsidi pendidikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Setiap sekolah diwajibkan mampu memilah sampah organik dan anorganik serta mengolahnya menjadi produk yang bermanfaat.

Untuk mendukung program tersebut, Pemprov Jawa Barat telah menjalin kerja sama dengan perusahaan pengelola sampah berskala industri.

“Saya sudah bekerja sama dengan perusahaan pengelola sampah berskala industri. Nantinya sampah yang sudah dipilah di sekolah akan langsung diangkut ke perusahaan daur ulang tersebut,” jelasnya.

Tak hanya itu, KDM juga tengah menyiapkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur larangan membuang sampah sembarangan. Regulasi tersebut akan memuat sanksi berupa denda administratif hingga hukuman bagi para pelanggar.

“Terakhir nanti saya buat Pergub larangan buang sampah sembarangan. Yang melanggar akan kena denda atau hukuman,” tegasnya.

Apel Siaga Jabar Berseka diikuti lebih dari 4.000 peserta dari berbagai unsur masyarakat dan turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan.

Dalam kesempatan itu, Zulkifli mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menangani persoalan sampah melalui gerakan Jabar Berseka.

“Saya sangat mengapresiasi Pemprov Jabar dan seluruh unsur masyarakat yang hadir dalam apel ini. Saya yakin jika gerakannya masif seperti ini, Indonesia akan ASRI, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah,” ujarnya.

Ia menilai persoalan sampah harus diselesaikan dari sumbernya melalui sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Menurutnya, jika seluruh pihak bergerak bersama, hingga 80 persen persoalan sampah nasional dapat ditangani pada 2029.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Deklarasi Penanganan Sampah oleh Menko Pangan, Gubernur Jawa Barat, kepala daerah di Bandung Raya, serta sejumlah rektor perguruan tinggi. Selain itu, diserahkan bantuan alat pengolah sampah dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta penghargaan kepada tokoh dan lembaga yang dinilai berkontribusi dalam pengelolaan lingkungan.

KDM optimistis program Jabar Berseka akan mempercepat terwujudnya lingkungan yang lebih bersih sekaligus mendukung pengolahan sampah organik menjadi pupuk untuk meningkatkan produktivitas sektor pangan.


PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Similar Posts