Majalengka, TINTAHIJAU.COM – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang digencarkan Pemerintah Kabupaten Majalengka sepanjang 2026 berhasil memangkas backlog rumah tidak layak huni hampir 50 persen. Sebanyak sekitar 4.500 rumah selesai dibangun melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, hingga lembaga sosial.
Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan, sebelum program berjalan jumlah rumah tidak layak huni di daerahnya diperkirakan mencapai sekitar 11 ribu unit. Setelah pembangunan ribuan rumah pada tahun ini, jumlah tersebut berkurang menjadi sekitar 6.000 hingga 7.000 unit.
”Kalau ditotal, kurang lebih mencapai 4.500 rumah yang berhasil dibangun pada tahun ini. Ini merupakan capaian besar dalam upaya menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Eman Suherman, Jumat (31/7/2026).
Menurut Eman, capaian tersebut menjadi yang terbesar sepanjang sejarah pelaksanaan program Rutilahu di Kabupaten Majalengka. Keberhasilan itu merupakan hasil sinergi berbagai pihak dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Pemerintah Kabupaten Majalengka sendiri mengalokasikan anggaran sekitar Rp34,5 miliar melalui APBD dalam bentuk bantuan keuangan desa. Skema tersebut memungkinkan setiap desa membangun lima unit rumah dengan nilai bantuan Rp20 juta per unit.Dari 343 desa di Kabupaten Majalengka, program bantuan keuangan desa berhasil merealisasikan sekitar 1.715 unit rumah layak huni.
Sementara itu, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memberikan bantuan pembangunan 2.150 unit rumah. Dukungan juga datang dari berbagai pihak, di antaranya Boy Thohir yang membangun 250 unit rumah, Bank BJB melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Baznas, serta sejumlah mitra lainnya.
“Ini menjadi sejarah baru bagi Majalengka. Jumlah rumah yang berhasil dibangun tahun ini sangat besar dan belum pernah terjadi sebelumnya. Alhamdulillah, ini merupakan hasil kolaborasi semua pihak yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.
Setelah memprioritaskan program Rutilahu pada 2026, Pemerintah Kabupaten Majalengka akan mengalihkan bantuan keuangan desa pada tahun anggaran berikutnya untuk pembangunan infrastruktur dasar.
Setiap desa direncanakan menerima alokasi sekitar Rp100 juta yang difokuskan untuk pembangunan jalan lingkungan dan gang permukiman. Adapun pembangunan jalan desa akan ditangani Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sedangkan jalan kabupaten tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Majalengka.
Pemerintah daerah optimistis pembagian peran tersebut akan mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur hingga ke wilayah pedesaan.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.