‎Majalengka, TINTAHIJAU.COM – DPRD Kabupaten Majalengka mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka segera melakukan audit terhadap kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya PT Sindangkasih Multi Usaha (SMU).

‎‎Wakil Ketua DPRD Majalengka, H. Asep Eka Mulyana, mengatakan permintaan audit tersebut sudah disampaikan sejak awal. Namun hingga kini, DPRD belum menerima laporan menyeluruh terkait kondisi BUMD tersebut.‎‎

“Dari awal DPRD minta audit, apakah sudah ada atau belum. Ini penting untuk mengetahui apakah BUMD sehat atau tidak,” kata Asep, Kamis (14/5/2026).

‎‎Menurutnya, audit perlu dilakukan baik secara internal maupun dengan melibatkan auditor eksternal agar hasilnya objektif dan transparan. Terlebih, seluruh aktivitas BUMD berkaitan dengan penggunaan anggaran daerah.

‎‎Asep menilai, kinerja PT SMU selama satu tahun pasca pelantikan direksi belum menunjukkan perkembangan signifikan. Karena itu, evaluasi menyeluruh dinilai penting dilakukan.‎‎ “Harusnya pemkab memiliki auditor eksternal, sehingga bisa diketahui seberapa sehat BUMD yang dikelola,” ujarnya.

‎‎Tak hanya PT SMU, DPRD juga meminta seluruh BUMD di Kabupaten Majalengka diaudit. Hal ini untuk memastikan tata kelola perusahaan berjalan sesuai harapan dan berdampak positif terhadap pendapatan daerah.‎‎

Ia menegaskan, DPRD belum bisa mengambil keputusan, termasuk terkait dukungan anggaran, jika belum ada laporan lengkap dari Pemkab Majalengka. ‎‎“Kalau belum ada audit, harus segera dilakukan. DPRD belum bisa memutuskan memberi bantuan jika tidak ada laporan menyeluruh,” ucapnya.

‎‎Asep juga menyinggung kemungkinan adanya persoalan dalam proses pemilihan direksi apabila kinerja perusahaan dinilai tidak optimal.‎‎

“Kalau kinerja BUMD tidak baik, tentu jadi pertanyaan. Apakah ada yang salah dalam proses pemilihan direksi waktu lalu,” katanya.‎‎

Sementara itu, hingga kini Komisi II DPRD Majalengka belum menyampaikan laporan hasil rapat dengar pendapat dengan direksi PT SMU yang digelar pekan lalu. Akibatnya, pimpinan DPRD belum dapat merumuskan rekomendasi lanjutan.


PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Similar Posts