KUTIPAN – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mulai mempersiapkan berbagai sarana transportasi menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan kesiapan pelabuhan yang menjadi pintu utama mobilitas masyarakat antarpulau.
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, melakukan peninjauan langsung ke Pelabuhan Domestik Telaga Punggur di Kota Batam pada Rabu (4/3/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan salah satu pelabuhan tersibuk di Provinsi Kepulauan Riau itu siap melayani lonjakan penumpang saat musim mudik Lebaran.
Pelabuhan Domestik Telaga Punggur selama ini menjadi salah satu simpul transportasi laut penting di Kepri yang melayani rute antarkabupaten dan kota. Beberapa rute utama yang dilayani antara lain Batam–Tanjungpinang, Batam–Tarempa di Kabupaten Kepulauan Anambas, Batam–Kabupaten Lingga, Batam–Kijang, serta Batam–Tanjung Uban. Jalur tersebut juga melayani arus perjalanan sebaliknya yang menjadi penghubung mobilitas masyarakat antarwilayah.
Dalam kegiatan peninjauan tersebut, Wagub Kepri didampingi oleh sejumlah pejabat dan instansi terkait. Hadir dalam rombongan antara lain Tim Percepatan Pembangunan Provinsi Kepri, Kepala Dinas Perhubungan Kepri, Kepala Satpol PP Kepri, jajaran KSOP Khusus Batam, BP Batam, KPLP Batam, serta sejumlah instansi lain yang terlibat dalam pengelolaan transportasi laut.
Antisipasi Lonjakan Penumpang Mudik
Wagub Nyanyang menegaskan bahwa menjelang Hari Raya Idulfitri yang semakin dekat, kesiapan seluruh pihak harus dipastikan sejak dini. Hal ini penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik saat puncak arus mudik terjadi.
Menurutnya, pengawasan, pelayanan, serta koordinasi antarinstansi harus dipersiapkan secara matang dan terukur. Selain itu, berbagai langkah antisipasi juga perlu dilakukan untuk menghadapi kemungkinan situasi yang terjadi di lapangan.
“Memasuki momen Lebaran, kita harus memastikan seluruh kesiapan, baik dari sisi pengamanan, pelayanan, maupun koordinasi lintas instansi, berjalan optimal. Terutama saat terjadi lonjakan penumpang pada puncak arus mudik,” ujar Nyanyang.
Ia juga mengingatkan bahwa pelayanan transportasi laut menjadi faktor penting dalam kelancaran arus mudik di wilayah Kepulauan Riau yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan.
Dengan pelayanan yang baik, masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih nyaman tanpa mengalami hambatan berarti selama proses keberangkatan maupun kedatangan.
Pemudik Diprediksi Meningkat
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memperkirakan jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini akan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat yang ingin pulang kampung untuk bersilaturahmi bersama keluarga.
Karena itu, kesiapan infrastruktur pelabuhan, armada kapal, serta sistem pelayanan harus benar-benar diperhatikan agar tidak terjadi penumpukan penumpang.
“Sudah menjadi kewajiban kita untuk memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat dapat merayakan hari raya dengan tenang, aman, dan nyaman,” tegas Nyanyang.
Selain itu, pemerintah juga mendorong agar seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan transportasi laut terus memperkuat koordinasi sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.
Posko Angkutan Lebaran Sudah Disiapkan
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Kepri juga mengapresiasi langkah pengelola Pelabuhan Domestik Telaga Punggur yang telah mendirikan Posko Angkutan Lebaran sejak H-15 menjelang Hari Raya Idulfitri.
Posko tersebut nantinya akan berfungsi sebagai pusat kendali sekaligus koordinasi bagi seluruh instansi yang terlibat selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.
Melalui posko tersebut, berbagai permasalahan yang mungkin terjadi di lapangan dapat segera ditangani secara cepat dan terkoordinasi.
Sistem Tiket Online Diterapkan
Sementara itu, Direktur Pengelolaan Kepelabuhan BP Batam (Batamport), Benny Syahroni, mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan guna meningkatkan kualitas pelayanan operasional pelabuhan menjelang musim mudik Lebaran.
Ia menjelaskan bahwa sistem penjualan tiket kini sudah dapat dilakukan secara daring atau online sehingga memudahkan masyarakat dalam memesan tiket kapal.
Meski demikian, layanan penjualan tiket secara langsung di konter pelabuhan tetap tersedia bagi penumpang yang ingin membeli tiket secara offline.
Selain itu, pihak pengelola juga menerapkan sistem pemindaian ulang tiket sebelum penumpang naik ke kapal. Langkah ini bertujuan untuk memastikan data manifes penumpang lebih akurat dan terkontrol.
“Kami berharap dengan kesiapan maksimal sesuai standar operasional prosedur (SOP), seluruh operasional dan pelayanan angkutan Lebaran, khususnya jalur laut, dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Benny.
Dengan berbagai langkah persiapan tersebut, diharapkan Pelabuhan Domestik Telaga Punggur dapat melayani arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini dengan lebih optimal serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penumpang.
Berita Terkini
Berita Terbaru
Daftar Terbaru
News
Jasa Impor China
Berita Terbaru
Flash News
RuangJP
Pemilu
Berita Terkini
Prediksi Bola
Technology
Otomotif
Berita Terbaru
Teknologi
Berita terkini
Berita Pemilu
Berita Teknologi
Hiburan
master Slote
Berita Terkini
Pendidikan
Resep
Jasa Backlink
Slot gacor terpercaya
Anime Batch